Sobat…. setiap kesedihan memang selalu sulit untuk dilupakan, karena dia begitu membekas dihati. Tapi alangkah baiknya jika lebih mengingat setiap kebahagiaan yang pernah datang pada kita. Lukiskan cerita bahagia itu agar tidak ada kesedihan yang tinggal didiri kita.
Setiap kita pasti punya cerita hidup masing-masing. Baik itu cerita kebahagiaan ataupun kesedihan. Aku teringat sebuah cerita dua orang pengembara dalam buku kekuatan cinta karya Irfan Toni Herlambang. Disana diceritakan bahwa dua orang pengembara yang sedang melintasi padang pasir. Di dalam perjalanannya datanglah badai, dimana badai ini membuat semua bekal mereka habis terbawa angin. Kantong air mereka terlepas tutupnya sehingga tumpahlah air di dalamnya. “Ah,,,, tamatlah riwayat kita,” kata si pengembara pertama. Lalu ia menulis di pasir dengan ujung jarinya, “Kami sedih, semua bekal kami habis di tempat ini.”
Pengembara kedua pun tampak bingung. Namun tetap berusaha tabah. Mereka melanjutkan perjalanannya. Setelah lama menyusuri perjalanan, mereka menemukan sebuah oase. “Kita selamat,” kata salah satu pengembara.
Dengan sisa tenaga yang mereka punya, berlarilah mereka ke tempat itu. Keduanya minum sepuas-puasnya dan mengisi kantong air mereka.
Sambil beristirahat, pengembara pertama mengeluarkan sebuah pisau dan memahat sebuah batu, “Kami bahagia. Kami dapat melanjutkan perjalanan karena menemukan tempat ini.”
Pengembara kedua pun jadi bingung. “Mengapa kini kau memahat di batu sementara tadi kau menulis di pasir ?”
Yang ditanya malah tersenyum dan menjawab, “Sebaiknya setiap kesedihan kita tulislah di atas pasir agar hilang terbawa angin, dan pahatlah setiap kebaikan di atas batu agar tetap terkenang dan membuat kita bahagia. “
Sobat…. dari cerita di atas dapat kita petik pelajaran bahwa yang namanya kebahagiaan dan kesedihan akan selalu hadir. Berselang-seling mewarnai kehidupan. Namun, adakah kita bersikap seperti pengembara tadi ?? Adakah kita ini sosok yang tabah dalam menghadapi kesedihan hingga membiarkan angin membawanya terbang ??
Sobat, biarkanlah setiap kesedihan itu hilang dibawa angin. Dan jagalah setiap kebahagiaan itu dalam hati kita agar tidak ada yang bisa menghapuskannya. Insya Allah dengan begitu kita akan lebih tenang dan optimis dalam menjalani kehidupan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar